
Tim Pemimpin Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia (RSU-UKI), menyambut kedatangan bantuan 500 face shields dari STFT Jakarta pada Selasa (26/5) di Posko Bantuan Logistik Covid-19 RSU-UKI. Binsar J.Pakpahan selaku wakil ketua 4 STFT Jakarta juga ikut mengantar bantuan tersebut dan melakukan serah terima dengan pihak rumah sakit. “kami sangat berterima kasih atas bantuan dari STFT Jakarta”. Ucap salah satu pemimpin RSU-UKI.
Face shield yang diberikan merupakan hasil dari kontribusi sivitas STFT Jakarta yang ikut serta dalam gerakan 5000 face shield. Gerakan ini digagas oleh STFT Jakarta untuk ikut membantu para petugas medis di garis depan dalam melawan Pandemi Covid-19. Mahasiswa yang berkontribusi bekerja membuat face shield dari bahan-bahan yang telah disiapkan dan dilaksanakan di tempat tinggal masing-masing dan sedikit mahasiswi/a bekerja di aula STFT Jakarta.
Pembuatan face shield dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti melaksanakan physical distancing, memakai masker, dan secara rutin mencuci tangan. Face shield yang telah siap kemudian dibersihkan terlebih dahulu menggunakan cairan desinfektan sebelum dikemas.
Pembuatan 5000 faceshield ini disambut dengan baik oleh sivitas STFT Jakarta meskipun mereka saat ini telah libur. “Dalam kondisi seperti ini rasa kemanusiaan mendorong kita untuk ikut membantu pembuatan face shield” ungkap Eunike Pareang, mahasiswa angkatan 2018. Pareang menambahkan meskipun sebenarnya kegiatan ini mengganggu waktu untuk bersantai namun ada rasa senang ketika dapat ikut berkontribusi dalam pembuatan face shield dari tempat kos.

Tidak hanya mahasiswa aktif yang ikut membantu, juga ada alumni dan berbagai pihak yang ikut serta berpartisipasi membantu dalam gerakan ini dengan memberikan makanan kepada seluruh sivitas yang bekerja, memberikan uang untuk membeli bahan-bahan yang diperlukan, ataupun turun langsung membantu pembuatan face shield.
Salah seorang alumni yang ikut membantu, Tiara Christin Huwae yang kini menjadi calon pendeta di Gereja Kristen Indonesia menceritakan bahwa ia sangat senang dapat ikut membantu untuk bekerja membuat faceshield. “Sebelumnya-kan aku sakit jadi selama sebulan tidak dapat ikut membantu senior-senior pendeta yang lain untuk melakukan aksi sosial dan ketika diajak ikut membantu membuat face shield ini, aku langsung iya-kan” Ungkap Tiara.
Hingga Senin (1/6), telah 1500 face shield telah disebarkan ke berbagai puskesmas dan rumah sakit yang membutuhkan. Di antaranya adalah, Eka Hospital BSD, Puskesmas Siderojo Lor, Klinik Medis 24 jam “BDS” Tebel, RS. Baptis Kediri, RS. Baptis Batu, dan RSU-UKI. Tak lupa juga, di setiap paket face shield yang dikirim berisi sapaan dan doa dari Ketua STFT Jakarta yang berisi sebagai berikut.
Ibu/Bapak Petugas Medis yang kami kagumi,
Kami dari Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Jakarta (STFT Jakarta) ingin memberi sedikit bantuan bagi Ibu/Bapak yang bekerja di garis depan, berupa Face Shield yang kami buat sendiri,. Kami selalu bawa Ibu/Bapak dalam doa agar tetap sehat dan semangat, dan yakinlah bahwa kami semua peduli akan usaha bersama melawan Pandemi Covid-19. Tuhan Memberkati!
Pdt. Septemmy E. Lakawa, Th,D.
Ketua STFT Jakarta
Pembuatan face shield masih akan terus berlangsung hingga mencapai 5000 face shield dan masih banyak instansi kesehatan yang memerlukan pertolongan. Usaha ini merupakan wujud cinta dan kasih STFT Jakarta terhadap para petugas kesehatan di dalam pergumulan bersama menghadapi pandemi covid-19 dan kiranya Allah menyertai perjuangan ini, (GHT)
