
Pada Jumat, 28 Februari 2025, STFT Jakarta kembali mengadakan refleksi akhir pekan di Kapel STFT Jakarta. Pdt. Indah Sriulina Ginting, M.Th. M.A. menjadi pemimpin refleksi kali ini. Kelompok Bimbingan Akademik Pendeta Indah juga turut mengoordinir jalannya refleksi akhir pekan ini.
Dalam refleksinya, Kak Indah (sapaan akrabnya) membawakan refleksi dengan tema: “Terluka, Namun Berani Berharap”.
Dalam refleksi akhir pekan ini, civitas diajak untuk melihat kondisi mental yang sedang tidak baik-baik saja, bukanlah tanda kurangnya iman. Hal tersebut justru dapat dirasakan sebagai waktu untuk berjumpa dengan diri sendiri yang sudah dibentuk oleh Tuhan melalui keseharian yang mengandung suka dan duka. Tuhan senantiasa mendengar dan bersahabat dengan seluruh perasaan kemanusiaan kita.
Dalam refleksi ini, mahasiswa dari kelompok bimbingan akademik Kak Indah membagikan selembar kertas aktivitas. Pada kertas tersebut, terdapat tiga pertanyaan reflektif yang dapat menolong civitas untuk berdamai dengan duka (WPS).


