Pada Jumat, 3 Oktober 2025, STFT Jakarta menyelenggarakan Refleksi Akhir Pekan dalam rangka memperingati 10 tahun Ensiklik Laudato Si’. Mengusung tema “Suara Orang Terpinggir; Tangisan Bumi, Tangisan Orang Miskin,” acara ini menghadirkan Fr. Rey Sinaga dari STF Driyarkara sebagai pembicara dan dipandu oleh Sarah Getruida Adolfina Kameli (Mahasiswi Program Sarjana Ilmu Teologi Angkatan 2022).

Dalam pemaparannya, Fr. Rey menggarisbawahi pesan ensiklik yang ditulis Paus Fransiskus, yaitu hubungan erat antara kerusakan lingkungan dan ketidakadilan sosial. Ia mengaitkan “Tangisan Bumi” dengan data deforestasi dan bencana alam terkini di Indonesia, sementara “Tangisan Orang Miskin” direfleksikan dari kemarahan publik terhadap ketidakadilan yang menyengsarakan kaum terpinggir. Berlandaskan refleksi dari Lukas 8:16-18 dan Teologi Salib Martin Luther, Fr. Rey mengajak seluruh civitas akademika untuk memperjuangkan keadilan. Ia menyerukan “pertobatan ekologis” yang diwujudkan melalui tindakan nyata dan konkret, sekecil apa pun, dalam kehidupan sehari-hari. Sesi refleksi ini ditutup dengan diskusi interaktif bersama para mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *