Pada Senin-Rabu, 20-22 Oktober 2025, Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta mengambil bagian dalam kegiatan retreat SMPK PENABUR Gading Serpong sebagai Fasilitator. Retreat kali ini Mengusung tema “Strong Inside, Shine Outside”. kegiatan ini dilaksanakan di Lembah Permai Resort, Cianjur – Bogor.

STFT Jakarta menjadi Fasilitator dalam ibadah pembuka dan penutup, dinamika kelompok, outdoor activity, dan sesi pohon tantangan. Dalam retreat ini terdapat 2 sesi yaitu: “Faith-Fueled Fitness” dan “No One Thrives Alone”. Adapun pembicara yang mengambil bagian dalam sesi-sesi tersebut adalah: Pdt. Pramudya Hidayat, Pdt. Hendra Setia Prasaja, Pdt. Maria W. Sindhu, dan Pdt. David Roestandi. Dalam sesi yang pertama, peserta diajak untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan raga serta belajar dari kisah Daniel tentang bagaimana Daniel mampu menghadapi tantangan gaya hidup dan beriman ketika hidup pada masanya.

Kemudian, dalam sesi yang kedua, peserta diajak untuk memahami bahwa keseimbangan tubuh dan pikiran merupakan fondasi dalam membangun dan mempertahankan hubungan sosial yang sehat serta memahami bagaimana relasi sosial yang baik, terutama dengan orang tua, guru, dan teman, dapat menjadi pelindung dari “stress”, sementara hubungan sosial yang buruk dapat menjadi pemicu stress.

Dalam retreat ini juga terdapat sesi A Letter to Love. Pada sesi ini, setiap peserta menerima dan membaca surat dari orang tua mereka. Dengan membaca surat tersebut, peserta diharapkan dapat lebih memahami kasih sayang, perjuangan, serta harapan orang tua terhadap mereka. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hubungan antara peserta dan orang tua. Dalam keseharian, kasih sayang orang tua sering kali diekspresikan melalui tindakan dan kata-kata yang mungkin tidak selalu disadari oleh para peserta. Melalui surat ini, orang tua diberikan kesempatan untuk menyampaikan perasaan yang jarang mereka ungkapkan secara langsung. Para peserta juga memberikan surat balasan untuk orang tua mereka sebagai ungkapan perasaan yang jarang mereka ungkapkan secara langsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *