Tim Fasilitator STFT Jakarta melayani dalam Retreat Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) BPK PENABUR dari 15 wilayah pada pada 28โ€“30 Januari 2026, di 3G Resort Mountain View, Gadog, Bogor. Retreat menjadi kesempatan khusus bagi para guru yang ingin menyepi dan mengambil jarak dari rutinitas hidup dan kerja harian. Para Guru, dalam retreat kali ini, diajak untuk berefleksi atas perjalanan-peziarahannya sampai saat ini, dan disegarkan kembali melalui perjumpaan bersama dengan Tuhan, sesama dan diri sendiri.

Retreat ini dibuka dengan Ibadah Pembukaan dengan tema โ€œ๐˜‹๐˜ฐ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ฐ ๐˜Œ๐˜ณ๐˜จ๐˜ฐ ๐˜š๐˜ถ๐˜ฎโ€“Aku mengajar, maka aku adaโ€“yang dilayani oleh Pdt. Jeniffer Fresy Porielly Pelupessy-Wowor, M.A., Ph.D. (Dosen Universitas Kristen Duta Wacana).

Kegiatan selama kurang-lebih tiga hari ini kemudian dilanjutkan dengan Sesi Pemaparan Materi oleh Pdt. Justitia Vox Dei Hattu, Th.D. (Dosen STFT Jakarta) dan Pdt. Jeniffer Fresy Porielly Pelupessy-Wowor, M.A., Ph.D. Kedua pembicara memimpin percakapan dengan topik-topik: (1) ๐˜—๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ญ ๐˜‹๐˜ฆ๐˜ต๐˜ฐ๐˜น; (2) Tak Apa-Apa Tak Sempurna; (3) Menata diri, Meniti Tanggung Jawab.

Tidak berhenti sampai di sini, para guru juga diajak untuk mengeksplorasi metode-metode doa (๐˜—๐˜ณ๐˜ข๐˜บ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ธ๐˜ช๐˜ต๐˜ฉ ๐˜›๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ฆ ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ ๐˜š๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ญ, Berdoa dengan Salib Genggam, Berdoa ๐˜Œ๐˜น๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ, dan Doa Labirin). Kegiatan ini difasilitasi oleh seluruh anggota Tim Fasilitator STFT Jakarta.

Di hari ketiga, peserta diajak membuat Zentangle di Pola Kaki. Aktivitas ini dipimpin oleh Pdt. Justitia Vox Dei Hattu, Th.D. Aktivitas ini sekaligus menjadi penanda mulainya Ibadah Penutup, dengan tema โ€œBerjalanlah Bersama-Kuโ€. Para guru diajak untuk menenangkan pikiran dengan menggoreskan berbagai macam pola di kertas dan diajak untuk meletakkan pola kaki tersebut di lantai (ke arah menuju keluar ruangan ibadah). Kemudian, dalam ibadah, kedua Pembicara, Perwakilan Panitia Retreat, dan Perwakilan Tim Fasilitator meletakkan salibโ€“yang telah dibuat peserta dari kain percaโ€“di sekitar pola kaki yang sudah diletakkan peserta. Momentum ini mengingatkan: bahwa kita tidak berjalan sendirian (jls).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *