Jakarta – Senin 17 November 2025.

STFT Jakarta telah melaksanakan Kuliah Umum Bulanan Daring Kala & Kalam edisi bulan November 2025. Kuliah Umum ini dilaksanakan melalui kanal zoom dan juga disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube STFT Jakarta. Kala dan kalam ini dibagi menjadi dua sesi dan dimoderatori oleh Eirene Kardiani Gulo, M.Th (Mahasiswi Prodi Doktor Teologi STFT Jakarta).

Sesi pertama dibawakan oleh Indah Sriulina Ginting, M.Th, M.A. (Dosen Tetap STFT Jakarta) dengan judul “Menyirih, Menghayati Luka, Menjalin Harapan: Praktik Pastoral Perempuan Indonesia dalam Pemulihan.” Dalam penjelasannya, Indah mengatakan menginang atau menyirih — “nontil” (dalam bahasa Karo) merupakan sebuah praktik yang umum yang dilakukan oleh para perempuan dalam konteks Asia. Indah dalam penjelasannya menggunakan fenomena menyirih dalam komunitas perempuan Indonesia, secara khusus Batak Karo. Pernyataan tesis yang ditawarkan Indah adalah “Menyirih menjadi praksis pastoral yang menghadirkan katarsis”.

Sesi kedua dibawakan oleh Ester Pudjo Widiasih, Ph. D (Dosen Tetap STFT Jakarta) dengan judul “Nyanyian Baru yang Lama: Performa Komunal Identitas Majemuk dalam Ibadah”. Dalam penjelasannya, Ester menjelaskan bahwa ada tuntutan untuk mengekspresikan kekristenan dalam budaya lokal (kontekstualisasi) yang mendorong banyaknya penciptaan nyanyian oleh setiap denominasi gereja. Ester melihat fenomena di Gereja Kristen Jawa yang menampilkan performa iringan gamelan oleh anak-anak muda sebagai identitas komunal dan identitas yang menampilkan keberagaman yang perlu disyukuri.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang memperkaya diskusi. Terlihat beberapa peserta cukup antusias dengan kedua topik yang dibawakan dalam Kuliah Umum “Kala dan Kalam” kali ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *